Sikap santai langsung terasa begitu rombongan tim nasional Spanyol tiba di Amerika Serikat. Menjelang laga semifinal melawan Prancis, skuad La Roja menggelar latihan terakhir di Stadion Cotton Bowl, Dallas. Di bawah rintik hujan tipis, Marcos Llorente terlihat duduk santai bertelanjang dada menikmati ketenangan sebelum rekan-rekannya memulai latihan taktis di hadapan media.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Atmosfer latihan dipenuhi tawa dan senyuman tanpa beban. Sulit mendeteksi adanya ketegangan di wajah para pemain meski laga krusial sudah di depan mata. Fabian Ruiz tampil penuh semangat saat berebut bola demi mengamankan posisi starter di lini tengah bersama Rodri. Di kelompok lain, bintang muda FC Barcelona Lamine Yamal tampak rileks meski beberapa kali salah mengirimkan umpan.
Tingkat akurasi teknik para pemain Spanyol selama latihan bola sangat mengesankan. Kepercayaan diri mereka memang terus meluap sejak awal turnamen. Berdasarkan laporan surat kabar L'Equipe, gelandang muda Pedri bahkan sudah sesumbar bermimpi mencetak gol salto di laga final melawan Argentina. Sikap ini dinilai mencerminkan mentalitas generasi baru yang berani tampil tanpa beban di panggung besar.
Kiper Unai Simon menegaskan keyakinan timnya saat berbicara kepada media di area konferensi pers. "Prancis jelas merupakan kekuatan besar sepak bola. Namun, kami tahu cara kami berlatih dan bermain. Kami percaya pada kekuatan sendiri. Mentalitas kami adalah jika setiap pemain memberikan versi terbaiknya, tidak ada tim nasional yang bisa mengalahkan kami," ujar Unai Simon.
Jurnalis Spanyol dari Mundo Deportivo, Ferran Martinez, menilai peluang kedua tim sangat berimbang. Menurut Ferran Martinez, tim asuhan Luis de la Fuente memiliki keyakinan yang kokoh di ruang ganti. Bahkan bek Pedro Porro sempat mengatakan bahwa jika Spanyol bermain fokus penuh 200 persen sesuai karakter mereka, mereka akan mampu meredam lini serang Prancis yang sangat tajam.
Lamine Yamal sebelumnya juga melontarkan psywar setelah kemenangan sulit melawan Belgia. Penyerang muda itu menyebut Prancis harus takut kepada kekuatan Spanyol. Meski demikian, sikap percaya diri ini dinilai berisiko. Jurnalis asal Meksiko, Miguel Luis Castillo, berpendapat bahwa Lamine Yamal belum tampil maksimal sepanjang turnamen ini, sangat kontras dengan Kylian Mbappe yang tampil luar biasa bersama Les Bleus.
Pertemuan taktis di sisi sayap antara Lamine Yamal dan Nico Williams melawan Lucas Digne serta Jules Kounde diprediksi akan menjadi kunci laga. Jurnalis Juan Pablo Canovas memperkirakan Lucas Digne bisa menyulitkan Lamine Yamal yang belum berada dalam performa terbaiknya. Namun, publik Spanyol tetap optimis menyambut laga penentuan ini.
Menurut analisis beberapa jurnalis di Dallas, Prancis tetap menyandang status sebagai tim favorit utama turnamen karena keunggulan kualitas individu dan kolektivitas permainan. Hal ini dinilai membuat Spanyol bermain lepas tanpa beban berat di pundak mereka. Hasil pertandingan di lapangan hijau nanti yang akan membuktikan apakah rasa percaya diri tinggi La Roja ini akan membawa mereka ke final atau justru menjadi bumerang.